Feeds:
Tulisan
Komentar

Teringat saat – saat bersamamu dalam suka maupun duka, ketika kami mengeluh bersama, ketika kami bernyanyi bersama, ketika kami bekerja bersama dengan penuh canda yang dapat menghilangkan sendi-sendi lelah dalam tubuh kami. Teringat ketika kami meminta pendapat tentang seseorang padamu, teringat ketika kita menjaga anak-anak bersama – sama, membuat dekorasi bersama-sama dan semua kenangan indah dan sedih yang pernah kita lalui bersama.

brotherhood

Lanjut Baca »

Inilah Dusun Seloprojo, Desa Seloprojo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Dusun dengan jumlah penduduk sekitar 150 jiwa ini berada di perbatasan antara Kabupaten Magelang dengan Kabupaten Semarang. Dusun yang sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani sayur ini merupakan daerah wisata alam yang sungguh mengaggumkan. Tapi sayangnya aku tidak membawa kamera :) .

Seiring dengan perkembangan jaman, nilai-nilai agama di sebagian masyarakat Indonesia semakin luntur. Apalagi bagi kalangan pemuda. Hal ini terbukti dengan lebih banyaknya pemuda yang senang nongkrong-nongkrong beramai-ramai dari pada menjalankan ajaran-ajaran agama. Tempat-tempat keramaian lebih banyak diminati pemuda dari pada tempat-tempat peribadatan.

Melihat hal tersebut di atas timbulah suatu pemikiran dari sebagian pemuda Seloprojo untuk mendidik calon-calon generasi penerus, dengan pelajaran-pelajaran agama islam. Mereka mendirikan sebuah TPA dengan nama AN Nur yang dibantu oleh Komunitas Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KAMMI ) komisariat Magelang. Lanjut Baca »

Selayang Pandang

Adalah sebuah kecamatan di lembah Gunung Sumbing dengan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang mempesona. Kajoran namanya, kecamatan yang berada di bagian barat kabupaten Magelang, tepatnya berada diantara Kecamatan Kaliangrik dan Kecamatan Salaman. Kecamatan yang sebagian besar penduduknya petani ini berada di lokasi yang jauh dari Pusat Kota Magelang maupun Pusat Kabupaten yang berada di Kota Mungkid. Akan tetapi ditempat yang penuh degan keindahan alam yang mempesona ini belum semua masyarakatnya mengerti akan arti pentingnya pendidikan. Hal ini mungkin yang membuat di kecamatan tempat kelahiranku ini sedikit sekali jumlah sekolah dan pendidikan bahkan di kecamatan ini tidak ada SMA/SMK Negeri. Jangankan SMA Negeri yang swastapun juga jarang ditemui di Kajoran.

kajoran

Lanjut Baca »

Indahnya pemandangan di Dusun Kupen Kelurahan Baleagung Kecamatan Grabag Magelang dan Sejuknya udara pagi di kampung yang jauh dari keramaian itu seakan-akan menyambut kedatangan kami. Aku bersama mas Guntur yang sejak sabtu malam berencana untuk mengikuti pengajian anak-anak di rumah Mas Umam akhirnya terlaksana juga. Minggu, 10 Mei 2009 jam 06.30 setelah selesai mencuci baju dan piring aku kerumah mas Guntur untuk persiapan. Kami segera menghampiri Mas Umam, Seorang ustad muda yang mahir dibidang ilmu tarik suara dan ilmu agama.

Kami berangkat bertiga dari Kampung Botton Magelang kira-kira pukul 7 pagi dan sampai di rumah Mas Umam kira-kira pukul 08.00 WIB. Sambutan hangat keluarga Mas Umam juga anak-anak murid Ustadz Umam yang langsung menyalami kami membuat hati kecilku terkagum-kagum. Sungguh besar semangat anak-anak didusun itu untuk menimba ilmu agama. Selang beberapa saat kami mengambil air wudhu dan naik ke tempat untuk mengaji yang berada di bawah atap rumah Mas Umam. Suasana nyaman di tempat mengaji. Walaupun tempat sempit dan alakadarnya tidak menyusutkan semangat anak-anak untuk memperoleh bekal hidup sejati. Lanjut Baca »

Sabtu sore 9 Mei 2009, meskipun suasana mendung dan mulai gerimis tidak menghalangi niatku bersama Dudung untuk menghadiri kopdar komunitas Blogger Magelang “Pendekar Tidar” yang ke 3 di bawah ringin tengah alon-alon kota Magelang walaupun aku dan dudunk sudah telat :) . Sampai di alon-alon sudah berkumpul beberapa teman – teman blogger diantaranya Mas Nanang, Eko, Nahdi, Yudho, Mas Roji’un dan Mas hanafi yang sudah ijin sebelum kami datang.

Begitu aku dan Dudung datang gerimispun berubah menjadi hujan yang memaksa kami untuk pindah lokasi kumpul ke serambi Masjid Agung Magelang sambil menunggu waktu Ashar datang. Seperti biasa kami langsung ngobrol-ngobrol dan saling sharing Tukar Pikiran dan Pengalaman. Dalam kopdar ini masih membahas tentang gagasan mewujudkan Perpustakaan Warga di Desa Ngampon Kecamatan Kaliangkrik Magelang. Di dalam diskusi juga dibahas tentang gagasan untuk meningkatkan jumlah blogger Magelang.

Pendekar Tidar mengajak kepada siapa saja khususnya warga Magelang di manapun anda berada (kecuali yang di alam kelanggengan :) ) untuk bergabung dalam komunitas ini. Bagi yang ingin mengenal lebih dalam tentang Pendekar Tidar silahkan kunjungi Portal Pendekar Tidar di alamat www.pendekartidar.co.cc . Insya ALLOH Komunitas ini bermanfaat untuk kita. MAJU TERUS MAGELANGKU TERCINTA….

Where Is My Angel

“ Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah diciptakan-Nya untukmu isteri dari jenismu sendiri supaya kamu merasa tenteram bersamanya. Dan di jadikan-Nya diantaramu kasih sayang. Yang demikian itu menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang – orang yang berfikir ”

( Ar-Rum : 21 )


bidadari-


Sabtu, 9 Mei 2009 bertepatan dengan hari raya Waisak tahun 2553 teman satu kampusku malaksanakan salah satu sunah Rosullulloh SAW yaitu menikah. Pasangan Widya Indriana dan Agusta Decky Permana, A. Md. Kom terlihat bagaikan seorang ratu dan raja dalam singgasana kerajaan Tempur Sari Hadiningrat :) . Senyum kedua mempelai menggambarkan seakan – akan dunia milik mereka berdua. Dalam benakku teringat akan Firman ALLOH surat Ar Rum ayat 21 yang memberitahuhan Bahwa ALLOH menciptakan pasangan / istri agar kita merasa tentram melaksanakan perjalanan hidup ini bersama seorang pendamping. Timbul suatu pertanyaan dalam diriku “ siapa jodoh yang telah ALLOH tetapkan untukku ?”. Mungkinkah seseorang yang kucintai beberapa tahun yang lalu akan menjadi penentram untukku, ataukah seseorang yang kucintai saai ini yang akan menjadi jodohku. Hanya ALLOH Yang Maha Tau akan sebuah ketetapan bagi hamba-Nya. Bagiku aku hanya bisa menerima sebuah ketetapan ALLOH yang telah ditetapkan dan berusaha menjadi orang yang baik agar aku mendapat yang terbaik untukku. Lanjut Baca »

Untuk lisin di saat lupa

Wahai lisin…

Beberapa hari yang lalu kamu telah merasakan
Betapa sedihnya menunggu ayahmu yang sakit
Kini kamu rasakan
Betapa tidak enaknya merasakan sakit
Kini kamu sadar alangkah nikmatnya kesehatan itu
Tapi mangapa kamu lupa saat kamu diberi kesehatan?
Kenapa kamu mengeluh saat kamu diberi sedikit masalah?
Kenapa kamu marah ketika orang lain tak menuruti kehendak hatimu?
Kenapa kamu enggan menjenguk saudaramu yang sakit?
Kenapa kamu pelit untuk mengeluarkan sedikit uangmu untuk sahabatmu yang sakit?

Lanjut Baca »

Arti Sebuah Keikhlasan

Jangan Mengharap “Terima Kasih” dari Seseorang



Allah menciptakan para setiap hamba agar selalu mengingat-Nya, dan Dia menganugerahkan rezeki kepada setiap makhluk ciptaan-Nya agar mereka bersyukur kepada-Nya. Namun, mereka justru banyak yang menyembah dan bersyukur kepada selain Dia. Tabiat untuk mengingkari, membangkang, dan meremehkan suatu kenikmatan adalah penyakit yang umum menimpa jiwa manusia. Karena itu, Anda tak perlu heran dan resah bila mendapatkan mereka mengingkari kebaikan yang pernah Anda berikan, mencampakkan budi baik yang telah Anda tunjukkan. Lupakan saja bakti yang telah Anda persembahkan. Bahkan, tak usah resah bila mereka sampai memusuhi Anda dengan sangat keji dan membenci Anda sampai mendarah daging, sebab semua itu mereka lakukan adalah justru karena Anda telah berbuat baik kepada mereka.

{Dan, mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya) kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka.}

(QS. At-Taubah: 74)


Lanjut Baca »

Nantikanku di Batas Waktu

Di kedalaman hatiku

tersembunyi harapan yang suci

tak perlu engkau menyangsikan

Lewat kesalihanku yang terukir menghiasi dirimu

tak perlu dengan kata-kata

Sungguh walau ku kelu tuk mengungkapkan perasaanku

namun penantianmu pada diriku

jangan salahkan

Kalau memang kau pilihkan aku

tunggu sampai aku datang

nanti kubawa kau pergi

ke surga abadi

Kini belumlah saatnya

aku membalas cintamu

nantikanku di batas waktu

( edCoustic )

Muhasabah Cinta

Wahai… Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan… Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi….
Muhasabah cintaku…

Tuhan… Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu

(edCoustic)